Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) data terpadu Program Penanganan Fakir Miskin merupakan rangkaian pemutakhiran data terpadu program penangananan fakir miskin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah secara mandiri. Data terpadu program penanganan fakir miskin inilah yang digunakan oleh Kementrian sebagai dasar rujukan penyaluran bantuan sosial. Tahap awal pelaksanaan MPM ditempuh melalui sosialisasi kepada Kepala Linkungan se kota Tanjungbalai. Sosialisasi MPM ini telah dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kota Tanjungbalai pada bulan November Tahun 2017. Sosialisasi ini bertujuan agar Kepala Lingkungan selaku perangkat Kelurahan yang langsung berbaur dengan masyarakat dapat menjadi ujung tombak penyebarluasan informasi tentang tahap-tahap pemutakhiran yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kota Tanjungbalai.

Sebagai pembuka dari berjalannya kegiatan Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) di tahun 2018 setelah suksesnya sosialisasi pada tahun 2017, pada tanggal 16 Juli 2018 dilaksanakan pelatihan bagi petugas layanan pendaftaran sebanyak 62 orang yang berasal dari relawan-relawan Dinas Sosial Kota Tanjungbalai. Diselenggarakannya pelatihan bagi petugas layanan pendaftaran bertujuan agar petugas-petugas layanan pendaftaran mampu melaksanakan serangkaian proses layanan secara profesional.

Pelatihan tidak hanya  bagi petugas layanan pendaftaran sebanyak 62 orang tetapi Pembekalan diberikan juga kepada petugas pencacah dan Pemantau Lapangan sebanyak 100 orang agar mampu dan siap untuk melaksanakan verifikasi dan validasi data pre list di lapangan. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Walikota Tanjungbalai, H.M SYAHRIAL, SH,MH. Pada sambutannya, beliau mengapresiasi pelaksanaan kegiatan MPM yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial kota Tanjungbalai.

Untuk memenuhi standard pencacahan di lapangan, sebagai narasumber pada pelatihan petugas lapangan langsung di undang dari Badan Pusat Statisik (BPS) Kota Tanjungbalai, Bapak AZHARI yang didampingi oleh 2 orang koordinator verifikasi MPM yang berasal dari Koordinator PKH dan Korcam PKH Kecamatan Tanjungbalai Utara.

Layanan pendaftaran kepada masyarakat miskin/ kurang mampu  dilaksanakan pertama kalinya pada  tanggal 23 Agustus 2018  pada tiap-tiap Kelurahan se kota Tanjungbalai. Tahap pendaftaran ini disambut baik oleh masyarakat kota Tanjungbalai, hal ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat secara aktif mendaftarkan diri. Layanan pendaftaran yang diselenggarakan selama 15 hari berjalan dengan aman dan terkendali. Layanan pendaftaran ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu yang mungkin sampai dengan saat ini belum tersentuh oleh bantuan Pemerintah.

Dengan adanya layanan pendaftaran maka terjaringlah data masyarakat kurang mampu yang akan diolah untuk ditetapkan sebagai data prelist, yaitu data pendaftar yang ditetapkan sebagai data rumah tangga yang akan dicacah atau diverfikasi dan validasi di lapangan oleh petugas-petugas yang ditetapkan oleh Dinas Sosial Kota Tanjungbalai. Penyelenggaraan layanan pendaftaran berakhir pada tanggal 10 Agustus 2018 dan tanggal 16 Agustus 2018 tahap pengolahan data pendaftar sudah memasuki tahap final. Tahap pengolahan data yang ditempuh melalui pengecekan data pendaftar yang sudah terdaftar di Basis Data Terpadu (BDT) PBDT 2015. Pendaftar-pendaftar yang ditetapkan di dalam data prelist merupakan pendaftar-pendaftar yang belum terdapat di Basis Data Terpadu (BDT) 2015. Melalui pengolahan data yang dilaksanakan oleh tim pengolahan data Dinas Sosial, Sekitar 57 % dari jumlah total pendaftar-pendaftar yang terjaring ditetapkan sebagai data prelist. Dengan telah ditetapkanya data prelist yang dijadikan acuan di lapangan bagi petugas pencacah lapangan, kegiatan verifikasi dan validasi data prelist dilaksanakan pada minggu ke 3 bulan Agustus.

Hasil pencacahan di lapangan akan ditindaklanjuti dengan proses penginputan data pada aplikasi SIKS-NG Offline. Penginputan ini merupakan proses pengusulan data yang telah dicacah untuk dimasukkan ke dalam perbaharuan/ updating basis data program penanganan kemiskinan. Memasuki awal tahun 2019 mendatang seluruh rangkaian proses pemutakhiran data program penanganan kemiskinan melalui kegiatan Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) ini diharapkan rampung dilaksanakan.