Itikad baik untuk mewujudkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat kota Tanjungbalai  adalah tujuan mulia berdirinya Dinas Sosial di kota Tanjungbalai. Untuk mencapai itikad baik tersebut, Dinas Sosial Kota Tanjungbalai masih terus berbenah untuk memperkuat kapasitas pelayanan kepada masyarakat. Sumber daya manusia selaku  penyelenggara kesejahteraan sosial adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan sosial yang diberikan. Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Sosial sebagai SDM penyelenggara kesejahteraan sosial memegang peran utama dalam pencapaian cita-cita terwujudnya kesejahteraan sosial di kota Tanjungbalai. Berlandaskan hal ini, dibawah tonggak kepemimpinan M. Idris, SH  selaku Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungbalai, penguatan kapasitas kepemimpinan ASN adalah hal dasar yang harus menjadi perhatian penting dan harus selalu dibenahi.

 

Upaya pembenahan yang ditempuh tidak hanya dalam  lingkup pengendalian internal saja. Melainkan dengan menempuh jalur lintas OPD/ Lembaga, yaitu melalui keikutsertaan pada Diklat Kepemimpinan. Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2018 ini Tanjungbalai kembali melepas ASN-ASN Tanjungbalai untuk mengikuti Diklat Kepemimpinan Tk. IV di BPSDM (Badan Penjaminan Mutu Sumber Daya Manusia) Provinsi Sumatera Utara. Melalui kesempatan yang sangat berharga ini, Dinas Sosial Kota Tanjungbalai tidak melepaskan kesempatan tersebut  untuk ikut serta bergabung pada pembenahan kepemimpinan selaku SDM penyelenggara kesejahteraan sosial.

 

Pada kesempatan Diklatpim Tk. IV angkatan XIX Tahun 2018 tersebut, M. Idris, SH menugaskan Kepala Sub Bagian Program  Dinas Sosial, Evi Fitriani, ST. Melalui keikutsertaan pada diklat ini, M. Idris, SH dengan optimis menaruh harapan besar agar ilmu-ilmu yang diperoleh melalui diklat ini dapat diaplikasikan menuju inovasi-inovasi penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota Tanjungbalai. Bentuk dukungan terhadap diklatpim ini tidak hanya diberikan oleh Kepala Dinas Sosial kota Tanjungbalai saja, melainkan dari segenap ASN Dinas Sosial. Kekompakan ini menjadi kunci keberhasilan pada pencapaian tujuan, inilah yang selalu menjadi inti himbauan Kepala Dinas Sosial kepada ASN-ASN Dinas Sosial.

 

Kekompakan ASN Dinas Sosial dapat dilihat dari dukungan-dukungan terhadap rintisan pengaplikasian proyek perubahan yang diprakarsai oleh peserta Diklatpim. Merujuk pada kendala waktu pelaksanaan program/ kegiatan di Dinas Sosial yang hampir selalu tidak sesuai dengan perencanaan, Evi Fitriani, ST mengangkat permasalahan ini sebagai latar belakang dirintisnya inovasi perencanaan dan pengontrolan pelaksanaan agenda-agenda yang direncanakan. Sehingga diharapkan nantinya agar kendala-kendala yang dihadapi oleh Dinas Sosial dapat teratasi. Sebuah inovasi yang sangat berharga bagi Dinas Sosial Kota Tanjungbalai, yaitu melalui pemanfaatan teknologi untuk pengendalian pelaksanaan kegiatan agar berjalan sesuai perencanaan. Proyek ini dinamakan dengan “ Time Schedule Reminder”, sebuah media pengingat yang berbasis audio visual. Dengan memadukan antara pemaparan informasi secara visual melalui slide-slide power point yang ditampilkan pada layar televisi dan secara audio melalui content-content suara dalam format MPEG-4 membuat inovasi ini menjadi lebih efektif bagi pengendalian pelaksanaan program/ kegiatan di Dinas Sosial. Inovasi ini tidak hanya berkutat sebagai pengingat saja, tetapi sebagai media penayangan informasi terkini bagi pegawai dan masyarakat di lingkungan Dinas Sosial.

 

Keterlibatan ASN-ASN Dinas Sosial Pada Rapat  Internal Pembentukan Tim Efektif Proyek Perubahan Diklatpim Tk. IV Angkatan XIX Tahun 2018

Adanya kewajiban bagi peserta Diklatpim untuk menggagas proyek perubahan dalam jangka waktu lebih kurang selama 3 bulan, pada hakikatnya ini merupakan sebagai bentuk latihan pembentukan sikap dan pola pikir yang harus dimiliki oleh pemimpin untuk selalu peka dengan masalah-masalah yang terjadi dan menggagas pemecahan-pemecahan masalah yang lebih inovatif. Sehingga dengan inovasi tersebut membuat pekerjaan menjadi lebih efektif, efisien, dan tentunya lebih akuntabel.

PENGUATAN KAPASITAS KEPEMIMPINAN DINAS SOSIAL KOTA TANJUNGBALAI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *